Sunday, January 6, 2013

Suka dan Duka



Ya Allah lembutkanlah hati kami untuk saling memaafi antara satu sama lain,
Jika kami telah melakukan ketidaksempurnaan atau kesilapan antara satu sama lain
Lapangkanlah hati kami agar kami sedia menerima kekurangan itu sebagai rencah kehidupan..
Walau hati kami sama-sama dirundung kesedihan dan kekecewaan izinkanlah hati kami redha dan menerima dengan hati dan dada yang lapang..
Buatkanlah hati kami tenang kembali..
Sesungguhnya Engkau sahajalah yang mengetahui hikmah yang tersembunyi di sebalik kedukaan ini..
Teman, andai perlakuan dan kata-kataku mengguris perasaanmu
Maafkanlah diri ini..
Maafkanlah insan lemah dan hina ini..
Sesungguhnya diri ini punya kekurangan dan kelemahan..








Thursday, January 3, 2013

Heart..

Kadang-kadang rindu itu bertandang
meski hati pernah dilukai
meski hati pernah digurisi
namun hati masih seperti dulu
mencari-cari tempat untuk berteduh

Hati ini pernah kecewa
merana, sengsara, derita
namun hati masih mahu bertahan
mengharap bahagia datang segera
walau luka lama masih berdarah
Ayuh! bahagia sembuhkanlah derita

buang jauh derita itu
buang jauh sengsara itu
buang jauh  kecewa itu
biarkan hati bertemu bahagia
walau bahagia masih bukan miliknya
tapi izinkanlah hati bertemu dengannya walau seketika cuma
sebelum hati pergi untuk selama-lamanya.....

Wednesday, January 2, 2013

Ketika Cinta Harus Usai...


Bismillahirrahmanirrahim...
Untukmu yang pernah singgah di hatiku..
Untukmu yang pernah hinggap di hidupku..
Untukmu yang pernah menjadi bagian masa laluku..
Terimakasih...Atas sepenggal episode dalam cerita hidupku.
Atas seberkas kisah yang mewarnai lembar masa laluku.
Atas manis dan pahitnya cinta palsu dalam perjalanan hidupku.
Maafkan aku..
Atas segala kebodohanku yang pernah mengagumimu kala itu.
Atas segala sikap pengecutku yang tak mampu membahagiakanmu saat itu dan atas segala kepalsuan rasaku dalam menyanjungmu masa itu.
Mengenalmu adalah hal terindah yang takkan aku sesali.
Kerana mengenalmu menyadarkan aku,sebodoh apa diri ini.
Dan merajut kisah bersamamu,mengajarkan aku untuk tak tenggelam dalam kesalahan yang sama.
Yakinlah..
Tidak semata-mata Allah Azza Wa Jalla memisahkan aku darimu..
Tidak semata-mata Allah Azza Wa Jalla menjauhkanmu dariku..
Melainkan Allah Maha Tahu apa yang terbaik bagimu dan bagiku..
Kini,aku telah temukan bahagiaku meski tanpamu....
Membingkai surga dalam rumah tangga...
Merajut cinta dalam naungan ridha_Nya..
Yang banyak mengajarkan aku......siapa sejatinya diriku..
Semoga kelak kau temukan bahagiamu...
Dalam keberkahan yang dipenuhi Sakinah Mawaddah dan Rahmah...Aamiin
Sebelum Engkau Halal Bagiku

Welcome 2013 !



images


 2012 kini tinggal sejarah. semoga segala apa yang berlaku pada tahun 2012 akan menjadi sebuah kenangan terindah dan tersimpan di lipatan memori nan abadi :)
2013..Tahun Baru...perluke ada azam baru? to me, hari2 kita perlu ada azam baru atau semangat baru...bukannya tunggu setahun baru nak buat azam baru..actually, hari2 kita perlu sentiasa perbaiki diri menjadi yang lebih baik...
so, untuk 2013 ni...saya tiada azam baru, tapi!! saya ada harapan baru...Semoga Allah izinkan.. Amin :)

New Experiences

Here are my friends within 6 weeks in a Graduate Career Accelerate Programme..
From different universities, different states, different courses..
BUT..
the important is..from different behavior, different culture, different attitude, different principal, different thinking...
Sometimes, differences make our life more colourful..
Not just I have learnt communication skill, but also learnt the people behavior..
Ya..this is the platform and the first step to get used what we will face in our life soon.. :)
So, let's enjoy our life and stay smile day after day.. :D

" I Trust You "

" I TRUST YOU" is a better compliment than "I LOVE YOU" because you may not always trust the person you love but you can always love the person you trust..

Welcome back!

assalamualaikum...Selamat pagi..
Kembali menulis blog setelah sekian lama menyepi tanpa bicara. Apa khabar semua? Semoga semua baik-baik saja. ")

Ok..Hope from now and onwards there are more updates from me...Wait ya!That's all..Wassalam :)

Friday, August 17, 2012

Malam Terakhir Ramadhan


Ya Allah,
Ramadhan akan berakhir dan akan meninggalkan kami,oleh itu berilah masa kpd kami utk terus beramal spt dlm bulan
ramadhan. Kami bersyukur kerana diberi hidayah dan petunjuk utk mentaati-Mu dgn ikhlas hati kami dan beribadat kpd-Mu mengharapkan keampunan dan keredhaan-Mu.
Ya Allah,
kami mohon kpd-Mu semoga dipanjangkan umur kami lagi utk bertemu dgn bulan ramadhan ditahun hadapan supaya dapat
kami mengabdikan kpd-Mu.
Ya Allah,
sekiranya kami tidak sempat bertemu dgn bulan ramadhan lagi, maka Engkau ampunkan
dosa kami dan masukkan kami kedalam syurga-Mu.
Ya Allah,
kami berharap dgn berakhirnya bulan ramadhan yg mulia ini, segala amalan kami Engkau terima dan segala doa kami Engkau makbulkan,
Amin...

Tuesday, August 14, 2012

Childhood in Ramadhan


I started to learn fasting when I was 6 or 7 maybe. In one month, sometimes I am fasting and sometimes do not.  
 Everytime I am fasting I will being hungry when I was coming back from school.

"..Mom, may I eat now? I can't stand it anymore" . I begged. But my mother always said, " Be patient, dear. Now 2 o'clock already. Just 5 hours left. You better go to sleep ya.." My mom try to persuade me. Haha

To reduce hunger, I just go to sleep. Usually I will sleep until 5 o'clock. Then, to make the time running faster, my siblings and I going out and play with neighbour's children. We played happily. We laughed. We chased each other. Just like there's nothing happen even though my tummy never stop singing since coming back from school.haha.  When I was a child, I always played the game that Malays called it "Tuju Kasut". This game need you to run, make the tower of sandals and avoid the flying sandal that another one person trying to target to you. I love to run. Haha. 



At the same time, my mother was preparing the meal for our ''berbuka puasa" by herself.  My siblings and I played and played until dusk. As we know when the time getting dusk and dusk, the time to eat will be near. And Muslims called it Maghrib time. At this time Muslims will start eating after fasting for the whole day. It's about 7.20 to 7.35 pm o'clock. Usually several minutes before 7 pm, my father will call us to go back. When we heard my father, we rushed to go back. Yess, time to eat!! hehe. But before eat, we need to bath first. I bathed quickly and get ready at the dining hall. Haha so funny.



The first thing that we do after the time calling to eat is DRINK. Haha drink until we feel satisfied. Then, eating mother's cooking until full. When the tummy is getting bigger, we stop eating and go to watch TV for a while. Waiting until mom and dad calling for prayer.Haha..

After done of Maghrib prayer, we prepared for going out again. Do you know, what we are going to do? Haha we going to play fireworks. Again with our beloved neighbour's child. Again my mother left alone. Usually my father will go to mosque after Maghrib to make the Terawikh Prayer. This prayer is only have in Ramadhan . Sometimes when the stock of fireworks running out, we will play 'seek and hide' game.Haha seek and hide in the dark. Are you crazy?? haha but we were still played it. But in this situation, we will divided into a pair for safety.haha. Our parents actually never know it. And then, we walking from house to house to see the colourful light. Ah my childhood was so fantastic! Then we go back. Haha we need to go back before my father returned from the mosque.

Ok then, guess what we are going to do afterwards? 

Yes definitely!! 

We continue eating. Haha. Eating while wacthing TV. Wacthing until fall asleep. My mom ask to go to sleep early so that tomorrow will wake up easily for 'sahur'. Hehe. Sahur is eating before dawn. To give the energy so that we could fasting for the another day. Ha, this eating time is so hard. We need to fight sleepy and go for eat. Sometimes could sleep while eating. hehe. ok then after 'sahur' we make the Niat Puasa together. My father always make sure that we all have make the intentions to fasting for tomorrow. After that, we do the Subuh prayer and prepare for going to school. 

If we are not fasting, we are not allowed to eat together with fasting people. 

One day, I am not fasting. When they are eating I've not allowed to seat together with them. I am still can eat but I need to eat alone. Not on the table. But on the floor and for sure on a mat. hahaha. It's not a punishment actually. It's just a lesson for me to fasting. Because fasting is compulsary for us as a Muslim.

Then one more happiest thing is, if we are able to fasting in the whole month, we will be given  the money or 'duit raya' from dad. My father promised to give us RM 1 for one day fasting. If 30 days fasting, so we will get RM 30. huhu. So, it makes us happy to fasting.
 ~ will be continue..for Hari Raya story ~



*footnote : Sorry If there's a lot of grammar mistake in this story. I just want to try write in English. Any comment please drop by here.TQ :)

Monday, August 13, 2012

Tart Badam Bercoklat


Assalamualaikum...
Hari ni sy nak share satu resipi. InsyaAllah sedap. Memandangkan tinggal beberapa hari lagi kita akan menyambut Hari Raya Aidilfitri, jadi moleklah kiranya jika anda2 sume mencuba membuat kuih ni. Oke, namanya Tart Badam bercoklat. Actually nama sebenar sy kurg pasti. Tapi die lebih kurang mcm cheese tart. cuma nye cheese tart badannye warna putih. tapi tart ni badannye warne coklat sebab letak cocoa powder. :D So jadilah namenye tart coklat berbadam atau tart badam bercoklat..tak kisahla namanye ape asalkan ianya sedap dan halal dimakan. :) Kuih ni sy belajar mase join kelas masakan yang dianjurkan oleh RISDA utk para ibu di kampung2.. Actually RISDA mmg selalu buat program macam ni.  kelas belajar buat biskut, kek, aiskrim, belajar menjahit dsb...So, masuk ni sy dah 2x jadi penyibuk ( ikut my mom ). Kadang2 seronok jugak masuk kelas masakan dgn makcik-makcik ni. Banyak ragam. hehe. Oke lah stop ckp melalut-lalut. Jom kita tgk resipinya..

Bahan-Bahan :

A) Doh Tart
150g mentega ( nak gune buttercup pun boleh )
80g gula kastor ( gula icing pun boleh )
1/2 biji telur gred B
250 g tepung gandum
1 camca serbuk koko ( kalau sikit boleh tambah ikut kesukaan )
sedikit esen vanilla

B) Filling dalam Tart
70g hirisan badam *dibakar terlebih dahulu ( tapi sy letak badam nib, untuk lebih rasa sedap )
200g coklat masakan ( cairkan )
Badam cincang untuk hiasan ( gune white choc untuk hiasan pun boleh, ikut kreativiti masing2 ;p)

oke jom tgk cara membuatnya...... :)

1. Pukul mentega dan gula hingga kembang. Kemudian masukkan telur dan esen vanilla. Pukul lagi.

2. Kemudian masuk tepung gandum yang telah dicampurkan dengan serbuk koko ke dalam bancuhan tadi.

3. Uli adunan sehingga membentuk doh.

4. Kemudian letakkan adunan tadi di dalam acu tart. Pastikan acu disapu marjerin terlebih dahulu supaya tart mudah ditanggalkan dari acuan. Tart mestilah tidak terlalu nipis dan tidak terlalu tebal. Sebelum dibakar pastikan cucuk tart dengan garpu supaya bahagian dalam tart masak dengan sempurna. Bakar dalam ketuhar selama 15-20 minit dengsn 170 C.
5. Setelah masak keluarkan ia dari acuan dan letakkan badam pada setiap tart. Setelah itu masukkan coklat yang telah dicairkan ke dalam setiap tart sehingga menutupi badam. Untuk hiasan boleh letak badam cincang atau corakkan dengan menggunakan white chocolate.
Tarra!!!!!!! da siap..beginilah hasilnya. Mudah kan??
-Selamat Mencuba-
p/s : Cuba jangan tak cuba. Kalau anda juga punya resipi maskan yg ingin dikongsikan boleh kongsikan di ruangan komen atau tinggalkan link utk mudah sy pergi ke blog anda. :)


Thursday, July 19, 2012

Ramadhan datang lagi..

Sedar tidak sedar, kita telah pun berada di penghujung Bulan Syaaban iaitu bulan kedua selepas Bulan Rejab yang penuh dengan keberkatan.
Seperti yang kita tahu, apabila berakhirnya bulan Syaaban, maka datanglah satu bulan yang dipanggil 
Bulan Keampunan dan Keberkatan iaitu Bulan Ramadhan.
Di dalam Bulan Ramadhan, apa saja amalan yang kita lakukan akan digandakan pahalanya.
Sabda Rasulullah saw.:
"Apabila datang bulan Ramadhan, dibukakan pintu langit dan ditutup pintu neraka serta dibelenggu segala syaitan."

Alhamdulillah diri ini masih diberi kesempatan oleh Allah untuk berada di bulan Ramadhan yang penuh dengan keberkatan. Itu tandanya Allah masih menyayangiku. Allah masih beri aku peluang untuk bertaubat dan memohon keampunan di atas dosa-dosaku yang lalu. Dalam Bulan Ramadhan, segala amalan akan digandakan. Malah Allah juga akan bukakan pintu-pintu keampunan seluas-luasnya.

Hasrat hati ini terlalu tinggi. Sudah lama rasanya tidak berpeluang menyambut Ramadhan sepenuhnya bersama mak dan abah di kampung. Namun pada tahun ini, aku menyimpan hasrat yang terlalu tinggi. Aku ingin berada sebulan Ramadhan di kampung bersama mak dan abah tanpa ada komitmen dunia yang lain selain menjalankan tanggungjawab sebagai anak. Ingin melalui Ramadhan hanya sebagai hamba Allah, anak kepada kedua orang tuaku dan juga khalifah di muka bumi.
Hati ini juga sangat teringin merasai betul-betul kemanisan berada di Bulan Ramadhan. Ingin betul-betul merasai keberkatannya. Ingin juga seperti orang lain. Tidak sabar menanti kehadirannya dan menangisi pemergiannya.

Semoga Allah beri aku kesempatan ini dan Semoga Allah jua permudahkan langkahku ini. Amin

Sunday, April 22, 2012

I'am Not Alone

tidak sanggup hati ini merosakkan kesenangan hatinya menerima khabar baik ini walaupun aku masih ragu-ragu. tidak sanggup ingin membantah atau membiarkan dirinya tahu permasalahan yang aku alami...


entah mengapa..hati ini masih kaku tanpa sebarang reaksi positif. dalam kerendahan hati, kaki ini melangkah longlai..di benak fikiranku.." tidak mengapalah...demi sebuah pengalaman dan kebahagiaan insan yang melahirkan aku ke dunia ini..ku turutkan kata hati mereka...ku pendam rahsia hati....mulut juga bagaikan terkunci rapat...tidak mampu menuturkan kehendak hati.


bantu aku Ya Allah...di kala ini aku sangat memerlukanMu. Tabahkan hati ini. Redhakanlah hati ini menerima laluan hidup yang telah Engkau aturkan untukku...aku buntu. sampai saat ini aku masih keliru dengan perjalanan hidupku. Jadi, bantulah aku untuk menerimanya.


Alhamdulillah hikmah yang ku rasakan pada saat ini adalah aku semakin merasakan yang Engkau sentiasa menemaniku. Aku tidak merasakan yang aku keseorangan..Sesungguhnya hanya Engkau yang Maha Mengetahui isi hatiku. Kemampuanku. Keupayaanku. Kebolehanku. Ya Allah bantulah hambaMu ini...


Sunday, April 1, 2012

Jika dia adalah jodohku..simpankanlah dia untukku Ya Allah..♥

Oh Tuhan..
Seandainya telah kau catatkan..
Dia milikku tercipta untuk diriku...
Satukanlah hatinya dengan hatiku...
Titipkanlah kebahagiaan...


Ya Allah..
Kumohon apa yang telah Kau takdirkan..
Ku harap dia adalah yang terbaik buatku...
Kerana Engkau tahu segala isi hatiku...
Pelihara daku dari kemurkaanMu...






Jika dia adalah jodohku..simpankanlah dia untukku Ya Allah..♥

Saturday, March 31, 2012

I MiSS You...♥

♥ Jika RINDUKAN SESEORANG , PEJAMKANLAH MATA dan UCAPKANLAH :

" Ya Allah Aku rindukannya keranaMu Ya Allah , Jauhkanlah daku dari perkara yang membuatkan aku lupa kepadaMu . Aku semakin mengerti, ‘JARAK’ ini bukan untuk menghukumku..tetapi ‘JARAK’ ini untuk MENJAGA aku dan dia..

✿~ Dengan ‘JARAK’ ini aku dan dia berjanji untuk BERUBAH menjadi yang lebih baik..
✿~ Dengan JARAK ini aku dan dia berjanji untuk MEMPERBAIKI cinta kepada Ilahi..
✿~ Dengan jarak ini aku dan dia berjanji untuk MENCINTAI Pencipta kami lebih dari segalanya..
✿~ Dengan JARAK ini aku dan dia berjanji untuk MENDALAMI Islam hingga ke akar umbi..
✿~ Dan Dengan JARAK ini jua aku dan dia yakin andai tiba saatnya nanti, aku dan dia akan LEBIH BERSEDIA untuk melayari semua ini dengan jalan yang diredhai..

p/s : Terima kasih ya Allah kerana memberi PELUANG kepadaku melalui jalanMu ini..terima kasih kerana memberikan JARAK itu kepada aku dan dia..♥♥"

~ Ungkapan ini bukan sahaja untuk pasangan suami isteri tetapi juga kepada sahabat-sahabat kita.. :-)




Sunday, October 30, 2011

Indahnya kehebatan TAWAKKAL





Apabila hati tidak lagi mengharapkan kejayaan atau balasan setimpal dengan usaha yang dikerjakan..
TAWAKKAL mula mengambil tempat...
Percaya dengan rezeki Allah membuatkan hati kita sentiasa menerima apa sahaja bentuk balasan yang Allah berikan tanpa pertikaian yang berpanjangan...


Dahulu hati ini sering cemburu dengan kejayaan orang lain...
Dahulu hati ini sering tertanya-tanya kenapa diri ini tidak dapat seperti apa yang mereka dapat...
Hati ini juga sering berkeluh kesah dengan ketentuan yang telah Allah ciptakan...


Hakikat manusia yang sering lupa pada kesenangan yang dikecapi tanpa sekelumit rasa syukur membuatkan Allah kecewa...
Namun apabila kesusahan menimpa diri, hati mula memberontak...hati mula melatah...hati mula kembali mencari-cari Penciptanya...
Memohon agar segera dijauhkan kesusahan...


Sedarlah wahai pemegang amanah Allah...
kita adalah hambaNya...
Aturan hidup mengajar kita tentang seorang hamba perlu tunduk dan patuh pada arahan tuannya..
Jika tidak dipatuhi suruhan dan arahannya, maka kita akan digelar hamba yang derhaka...


sebagai hambaNya...kita perlu berlapang dada menerima segala ujian dan dugaan yang Dia titipkan sebagai rencah dalam kehidupan yang sementara ini...
Usah ditangisi segala kekecewaan yang melanda..mungkin kedukaan yang dialami adalah yang terbaik buat kita...


Allah itu Maha Memberi..
Mungkin faktor masa yang menjadikan kita berbeza dengan insan lain...
Ada orang usaha sekali dua, terus kejayaan diperolehi...
Ada orang tanpa usaha, kesenangan datang bergolek...
Ada orang juga berkali-kali usaha, namun masih tidak membuahkan hasil yang dihajati...


Akal sangat2 diperlukan untuk memimpin hati agar meredhai segala ketentuan Ilahi...
Jika Allah masih tidak makbulkan permintaan hati, berserahlah kepadaNya dengan usaha dan doa yang tidak pernah putus...
Sesungguhnya Allah sentiasa bersama dengan orang yang sabar...
Pujuk hati untuk berkata ," Jangan risau..Allah sudah tetapkan rezeki hamba-hambaNya masing-masing..
Mungkin hari ini rezeki menyebelahi dia..siapa tahu esok lusa rezeki untuk kita pula menanti..."
Siapa kita untuk berkira-kira tentang rezeki yang Allah beri? Siapa kita untuk mempersoalkan siapa yang layak untuk menerima rezeki Allah...?
Terpulang pada Dia lah untuk beri rezeki itu pada siapa...


Allah sangat suka pada hambaNya yang suka meminta-minta...
Jadi, mohonlah...mintalah apa sahaja daripadaNya...InsyaAllah / Dengan izinNya kejayaan pasti dikecapi...


^_^



Sunday, October 23, 2011

Dadu Cinta


......erm nak telefon mak la..bisik hati kecil Qaisara...lantas telefon bimbitnya dicapai dan mendail nombor telefon rumah.
"Assalamualaikum, mak..Qaisara ni...", ucap Qaisara..
"Waalaikumusalam...haa Qaisara..sihat ke nak?, tanya Mak Cik Kiah kepada anaknya..
Alhamdulillah sihat mak...Mak sihat? Abah? Abah mana mak?
Mak abah sihat aje Alhamdulillah..Abah kamu macam biasela pergi ke surau...
Oooo...ni mak, nak gtau , hujung minggu ni Qai balik...cuti seminggu...abang balik tak? kalau balik, nak tumpang sekali..." tanya Qaisara sambil tersenyum simpul..
Aah...abg kamu balik jugak hujung minggu ni...bolehla suruh dia jemput kamu di kolej nanti..Tapi dia bawak Kak Sheila sekali..katanya nak tempah baju pengantin...", beritahu Mak Cik Kiah.
La..yeke..rungut hati kecil Qaisara..Dia segan dengan bakal kakak iparnya kerana mereka belum pernah bertegur sapa..jumpa pun baru tiga kali..tapi hanya berbalas senyuman sahaja...Menurut pandangan pertamanya Kak Shiela tu agak pendiam dan tidak mesra. Yelah sudah tiga kali jumpa tapi masih belum bertegur sapa..
" hmm kalau macam tu xpela mak. Nanti Qai SMS abang." sambut Qaisara...
"okla mak..nanti kita jumpa ye..kirim salam pada abah ye mak..Assalamualaikum."
"ok jaga diri kamu elok2..jangan lupa solat...Waalaikumusalam" pesan Mak Cik Kiah..
"InsyaAllah mak.."jawab Qaisara..
        
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------      


"Assalamualaikum Qai..abang dah nak sampai ni...siap2 lah ye.. lagi setengah jam abang sampai ", pesan Abang Lutfi sewaktu menelefon Qaisara..
"Ye abg, Qai pun memang dah nak siap ni..." sahut Qaisara..kemudian diletaknya telefon dan mula berkemas apa yang patut.
selang beberapa minit kemudian Abang Lutfi menelefon lagi dan memberitahu dia sudah sampai di hadapan kolej Qaisara..
Qaisara pun bergegas keluar dari bilik dan turun ke bawah mendapatkan Abang Lutfi...dengan lembut dia menghulur tangan menyalami abang sulungnya dan Kak Sheila bakal kakak iparnya.
Kali ini Kak Sheila nampak lebih mesra..yelah mungkin masanya semakin hampir untuk dia menjadi sebahagian daripada keluarga Qaisara. Hanya tinggal tiga bulan sahaja lagi Abg Lutfi dan Kak Sheila akan disatukan.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Dalam kereta, Qaisara dan Kak Sheila rancak berbual. Seakan mereka sudah lama kenal. Qaisara mula menyenangi Kak Sheila. Dia mengaku, pada awalnya memang dia tidak menyenangi kehadiran Kak Sheila dalam hidup abangnya. Mungkin masih belum bersedia melihat abangnya akan mempunyai keluarga lain selain keluarganya. Sedikit cemburu menerpa perasaannya sewaktu mula-mula mendapat khabar yang Abg Lutfi mahu mengikat tali pertunangan dengan seorang gadis yang tidak dikenalinya 6 bulan lepas.

Beberapa jam kemudian, mereka pun sampailah di kampung halaman. Pak Cik Hashim dan Mak Cik Kiah sedang setia menunggu kepulangan anak-anak mereka.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
"Assalamualaikum..."laung Qaisara sambil mengusung beg. 
"Marilah kak, masuk.." pelawa Qaisara kepada Kak Sheila.
Kemudian Qaisara mendapatkan mak dan abah lantas menyalami kedua-dua telapak tangan mereka serta mengucup mesra.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
"Mari masuk, Sheila...buat mcm rumah sendiri..nanti tak lama lagi nak jadi ahli keluarga ni juga kan.." tutur mak pada Kak Sheila..
"Ye Mak Cik.."sahut Kak Sheila sambil menyalami tangan mak dan mengucup mesra.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Mak Masak ape ni? ,tanya Qaisara melihatkan mak masih memakai apron memasak. Dapur gas pun masih berasap..
"Masak sambal tumis udang," jawab mak..
"Qai..bawaklah Kak Sheila kamu ke dalam..berehat..penat tu lama-lama dalam kereta tadi.." pesan Mak Cik Kiah pada Qaisara..
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
"Mari,kak saya tunjukkan bilik, " ajak Qaisara.
"Mak Cik, saya masuk tukar baju dulu ye.."kata Kak Sheila pada Mak Cik Kiah...sungguh lembut tutur kata Kak Sheila...
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Beberapa minit kemudian Kak Sheila keluar bilik dengan berpakaian seperti mahu memasak. Dengan tanpa rasa kekok dia terus mendapatkan Mak Cik Kiah di dapur yang sedang memasak. Lantas dia meminta senduk yang Mak Cik Kiah pegang dan menyambung masakan Mak Cik Kiah..
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
"Eh..Sheila tak payah susah2...pergi duduk situ, biar mak buat..Sheila kan baru sampai..mesti penat...", kata Mak Cik Kiah..
"Ala..tak pe mak...dah biasa buat kerja-kerja ni semua..tak pe mak duduk je.." tutur Sheila dengan lembut..
Mak Cik Kiah cuba menghalang Sheila dari membuat kerja-kerja dapur memandangkan dia baru sahaja sampai dari Kuala Lumpur. Namun, Sheila tetap juga berkeras mahu menolong.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Mak Cik Kiah pun naik malu dengan bakal menantunya..Mak Cik Kiah hanya mampu tersenyum. Walaupun Sheila baru pertama kali berkunjung ke rumahnya tetapi cara Sheila menyesuaikan diri di rumah tersebut seperti sudah berkali-kali dia berkunjung ke rumah Mak Cik Kiah dan Pak Cik Hashim.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Setelah Qaisara mengemas barang-barangnya..dia pun menjengah ke dapur.. Tampak Kak Sheila dan ibunya sedang rancak berbual..Sangat mesra. Tutur kata Kak Sheila sangat lembut dan sopan.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
"Hai..kak..sampai2 dah masak..kalau ye pun rehatla dulu, " sampuk Qaisara ketika ibu dan Kak Sheila sedang rancak berbual.
"Tak pe lah Qai...akak dah biasa buat kerja semua ni..kat rumah akak, kalau akak tak buat kerja rumah alamatnya kena marah la dengan mak akak..", jawab Kak Sheila..Mereka pun ketawa lantas memecah kesunyian rumah Pak Hashim dan Mak Cik Kiah yang selama ni senyap sunyi dek kerana semua anak Pak Hashim dan Mak Cik Kiah sudah bekerja dan belajar di Kuala Lumpur. Hanya Mak Cik Kiah dan Pak Hashim tinggal berdua. Cuma kadangkala anak bongsu mereka ada pulang ke rumah dua minggu sekali. Anak bongsu mereka tinggal di asrama dan masih belajar di Tingkatan 5.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
"Qai..panggil abah dan abg kamu makan..." pesan Mak Cik Kiah pada Qaisara.
Qaisara pun terus mendapatkan abah dan abangnya dan mengajak mereka makan...
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Di meja makan..Kak Sheila ligat menyediakan dan menghidangkan makanan untuk Mak Cik Kiah sekeluarga..
"Eh Sheila..duduk la..biar mak buat semua ni..." kata Mak Cik Kiah..Dalam hati Qaisara mula menangkap satu perkataan yang baru sahaja ibunya tuturkan sebentar tadi. "Mak" .'Mak dah mula membahasakan diri sebagai  "Mak" ke dengan Kak Sheila? rungut hati kecil Qaisara.."Amboi awalnya dah panggil mak"..getus Qaisara lagi.Ada riak cemburu di wajahnya. Namun, Qaisara cepat-cepat tepis perasaan itu walaupun sejujurnya dia masih belum bersedia menerima orang lain dalam keluarganya.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semakin lama semakin kerap Qaisara mendengar Kak Sheila memanggil ibu dan abahnya dengan gelaran "Mak" dan "Abah". Mak Cik Kiah juga begitu. Kerap kali membahasakan dirinya "Mak" dengan Sheila.
Terasa happy pulak Qaisara bila mendengarnya...Yelah kan nak tambah ahli keluarga baru...Lama-kelamaan dia semakin menyenangi Kak Sheila..
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Sepanjang Kak Sheila berada di rumah mereka...Seolah-olah Qaisara pula yang menjadi tetamu. Semua kerja-kerja dapur Kak Sheila yang buat.
Qaisara hanya menolong serba sedikit apa yang patut. Qaisara mula menyukai Kak Sheila..Walaupun beliau tidak tinggi pendidikannya tetapi budi bahasanya meruntun jiwa Qaisara. Sedikit sesal dalam hatinya kerana pernah mempunyai perasaan negatif pada Kak Sheila..Benarlah kata pepatah orang melayu; "Tak Kenal, Maka Tak Cinta"
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Bagi Qaisara, Kak Sheila sangat baik orangnya. Kak Sheila sering bercerita mengenai ibu dan ayahnya. Daripada apa yang Kak Sheila ceritakan, ternyata Qaisara sangat mengagumi keluarga Kak Sheila dan juga Kak Sheila sendiri..Kak Sheila sangat lembut tutur katanya, pandai memasak, membuat kraf tangan, pendek kata Kak Sheila memang mempunyai pakej yang lengkap untuk menjadi seorang isteri yang baik.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
"Aku juga ingin sepertinya...;" bisik hati kecil Qaisara. Tiba-tiba ingatannya terbang melayang teringat seseorang yang jauh di mata....
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Qaisara sangat2 berharap agar jodoh Kak Sheila dan Abang Lutfi berpanjangan. Semoga apa yang Qaisara nampak pada Kak Sheila sebelum Kak Sheila sah menjadi kakak iparnya berterusan sehingga Kak Sheila sah menjadi isteri kepada Abang Lutfi kelak.


-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Apakah yang terjadi selepas itu? Nantikan kemunculan Dadu Cinta Episod 2.


( bersambung..........)





Popular Posts